Cara Mudah Root Samsung Galaxy J7 Pro (SM-J730G)

Sumber gambar: Pixabay
Peringatan: cara root ini hanya bisa berhasil dengan melakukan Reset data pabrik (Factory Reset). Silakan lakukan pencadangan (backup) data sebelum mengikuti tutorial ini.
Jika kamu bisa sampai ke artikel ini, kami yakin kamu sudah tahu apa yang dimaksud root pada sistem operasi Android serta tujuannya. Kamu juga mungkin sudah tahu bahwa melakukan root pada ponselmu bisa membatalkan garansi dan beberapa aplikasi yang mengutamakan keamanan seperti mobile banking mungkin tidak dapat berjalan di ponselmu. Jadi, kami tidak menyarankan untuk melakukannya bila kamu masih ragu-ragu.

Walaupun begitu, kami akan tetap menjelaskan terlebih dahulu apa itu root. Sederhananya, melakukan root pada ponsel pintar Androidmu akan memberimu akses ke semua file (seperti file sistem yang sebelumnya tidak bisa kamu akses karena tidak diizinkan) dan melakukan apa pun dengan file tersebut.

Salah satu alasan melakukan root pada ponsel Android adalah untuk menghapus aplikasi-aplikasi bawaaan ponsel yang tidak digunakan untuk melegakan memori penyimpanan. Ketika membeli ponsel Android baru, biasanya di ponsel sudah terinstal aplikasi tertentu dari produsen ponsel tersebut. Banyak pengguna yang merasa kesal dengan hal ini, terutama jika memori penyimpanan ponsel tidak terlalu besar.

Lah, kan ada kartu memori?

Betul, pengguna dapat menginstal aplikasi pada kartu memori. Namun tidak semua aplikasi Android dapat diinstal pada kartu memori dan sebagian aplikasi tidak berjalan stabil jika diinstal di kartu memori.

Alasan lainnya untuk melakukan root adalah pengguna dapat melakukan modifikasi pada ponsel Android mereka. Ini biasanya dilakukan untuk meningkatkan performa, mengubah tampilan atau mengatasi permasalah tertentu yang tidak teratasi dengan pembaruan perangkat lunak dari produsen ponsel.

Itu tadi sekilas tentang root dan beberapa alasan untuk melakukannya. Sebelum melangkah pada acara inti, kita akan membahas sedikit mengenai spesifikasi Samsung Galaxy J7 Pro. Ponsel ini mengusung layar berukuran 5,5 inci dengan resolusi Full HD dan fitur Always on. Dapur pacunya terdiri dari kombinasi cip Exynos 7870 Octa berprosesor delapan inti (octa-core) 1,6 GHz dan RAM 3 GB. Tak ketinggalan kamera depan dan belakang beresolusi 13 MP, keduanya dilengkapi dengan LED flash, sangat cocok bagi kamu yang gemar fotografi dan swafoto. Terdapat pula sensor sidik jari untuk mengamankan ponselmu. Untuk melihat spesifikasi lengkap Galaxy J7 Pro silakan kunjungi situs web resmi Samsung melalui tautan ini.

Nah, sekarang kita akan masuk pada cara root Galaxy J7 Pro.
Peringatan: kami tidak bertanggung jawab jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan pada Galaxy J7 Pro-mu seperti bootloop atau yang lainnya. Pastikan kamu mengikuti langkah-langkah di bawah ini dengan teliti. 
Sebelum itu, kamu perlu mengaktifkan opsi OEM unlocking di Pilihan pengembang (Developer options). Jika kamu belum mengaktifkan Pilihan pengembang, kamu dapat mengaktifkannya dengan membuka Pengaturan > Tentang perangkat > Info perangkat lunak, lalu klik Nomor versi beberapa kali hingga muncul pemberitahuan bahwa Pilihan pengembang telah aktif.

Aktifkan opsi OEM unlocking melalui Pengaturan > Pilihan pengembang > OEM unlocking. Saat muncul peringatan, pilih OK.

1. Siapkan file yang dibutuhkan

Siapkan komputer atau laptop dengan sistem operasi Windows serta kabel USB, kemudian unduh file-file di bawah ini untuk melakukan root pada Galaxy J7 Pro:



SAMSUNG_USB_Driver_for_Mobile_Phones.zip (klik pada link unduhan yang ada di situs web)

2. Instal USB Driver dan ODIN pada komputer atau laptopmu

3. Masuk ke Recovery Mode dan lakukan Factory Reset

Untuk masuk ke Recovery Mode, matikan dulu ponselmu lalu tunggu beberapa saat.

Selanjutnya tekan dan tahan tombol volume atas + tombol Home (tombol yang berada di tengah bawah layar) + tombol daya (power) yang berada di sisi kanan. Tahan tombol-tombol ini. Lepaskan semua tombol ketika logo Samsung sudah muncul. Tunggu hingga masuk ke Recovery Mode.

Setelah masuk Recovery Mode, pilih "wipe data / factory reset". Gunakan tombol volume atas dan bawa untuk melakukan navigasi. Tekan tombol daya untuk memilih.

Kamu akan diminta untuk mengonfirmasi pilihanmu, pilih "Yes -- delete all user data". Tunggu hingga proses selesai. Proses ini perlu dilakukan untuk menghapus enkripsi ponselmu.

Ketika proses sudah selesai. Pilih pilihan paling bawah yaitu "Power off".

Perhatian! Jangan langsung menyalakan ponselmu, karena ponselmu akan terenkripsi kembali jika kamu melakukannya.

4. Masuk ke Download Mode

Caranya adalah dengan menekan dan menahan tombol volume bawah + tombol Home + tombol daya. Lepaskan semua tombol ketika logo samsung sudah muncul. Beberapa saat kemudian tampilan Download Mode akan muncul, sambungkan kabel USB dari komputer atau laptop ke Galaxy J7 Pro-mu.

5. ODIN

Jalankan ODIN lalu klik slot AP dan pilih file sm-j730gm_SR3-SuperSU-v2.79-SR3_root_boot_32.tar. Kamu tidak perlu mengganti pengaturan apa pun, silakan klik START.

Tunggu hingga proses selesai.

6. Instal SuperSU dari Play Store

Setelah terinstal, jalankan aplikasi dan kamu akan melihat bahwa status ponselmu telah di-root. Selamat!

Demikianlah tadi langkah-langkah untuk me-root ponsel Android Galaxy J7 Pro. Semoga tutorial ini dapat bermanfaat dan jika ada yang ingin kamu tanyakan, jangan sungkan untuk berkomentar. 

Sampai jumpa di tutorial-tutorial berikutnya!

Komentar

Postingan Populer